Pengertian: fungsi di perusahaan yg mengelola SDM mulai dari perencanaan sampai pensiun.
-Globalization: dengan adanya era globalisasi dalam perusahaan maka penilaiannyapun harus keseluruhan. Misalnya 1 bagus maka semuanya juga harus bagus. 1 buruk maka semuanya buruk.
-Value chain for business competitiveness&HR service: adanya rantai nilai
-Profitability throught cost&growth: bagaimana SDM berharga bagi perusahaan. SDM yang sudah di biayakan maka harus mempunyai kinerja yang baik.
-Capability focus/spesialis: spesialisasi itu sangat penting. Contoh: kita memasuki psikologi. Maka spesialisasi kita dalam bidang psikologi.
-Change,Change and Change some more: perubahan akan terua menerus terjadi.
-Technology: dengan adanya teknologi maka peran manusia akan digantikan oleh teknologi.
-atracting: bagaimana perusahaan tertarik kepada kita.
-retaining: mempertahankan dan menjaga performance kita agar tetap stabil.
-measuring competence and intellectual capital: adanya pengukuran kompetensi dan cara berpikir yang baik.
-turnaround is not transformation:
Turnaround: contohnya jika tadinya kita tidak sehat, kemudian mau menjadi sehat.
Transformation: contohnya jika kita sudah sehat maka kita akan menjadi sehat kembali.
Fakta mengenai HR
1. Membuat praktis untuk menciptakan karyawan untuk kompetitif bukan hanya memberi rasa aman saja.
2. Harus menguasai teori dan penelitian: contohnya pemberian gaji.
3. Harus tahu dan harus berkesinambungan antara teori dan praktik.
4. Harus kuat dengan pengukuran-pengukuran.
5. Harus bisa meningkatkan performance karyawan.
6. Harus bisa memberikan pemahaman kepada karyawa n. Contoh: terlambat dan membangun komitmen.
7. Harus bisa berdebat dan tegas
8. Menciptakan strategi dan menurunkan strategi perusahaan tentang pengelolaan SDM.
Human Resource Management terbagi menjadi dua, yaitu:
1. Departemen/division
2. Fungsi
Man Power Planning:
1. Demand: adanya kenaikan/ pertumbuhan karyawan. Terkait dengan perubahan pengurangan divisi. Seperti dipecat, pensiun, pindah dan lain-lain.
2. Supplay: merekrut karyawannya bisa di kampus dan pasar tenaga kerja. Supplay dibagi menjadi dua yakni:
-internal: dapat berupa referensi seperti keluarga.
-eksternal: dapat berupa freshgraduate, iklan dan job fair.
Fungsi MSDM itu ada 5:
1. Planning
2. Organizing
3. Actuating
4. Controling
5. Evaluating
Selasa, 24 Mei 2016
Selasa, 17 Mei 2016
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan Perilaku (Behavior and Safety)
Apa itu K3? K3 adalah sebuah nilai (value or mindset) yang
dimana harus terdapat unsur selamat dan sehat. Akan jauh lebih baik jika
ditambahkan unsur produktif. Selamat artinya tidak celaka dan sehat artinya
tidak sakit.
Apakah
definisi K3?
Berasal dari
Bahasa Inggris yaitu SAFE.
Berasal dari
Bahasa Perancis yaitu SAUF “without”, “unharmed”.
Berasal dari
bahasa Yunani yaitu SALFUS “uninjured”, “healty,safe”.
Safety=freedom
from unacceptable risk.
Kenapa kita
harus belajar k3?
1.
Rights
2.
Legal
3.
Economic
Apa maksudnya
rights, legal dan economic?
Rights itu
adalah hak pekerja untuk sehat dan selamat. Maksudnya legal ialah saking pentingnya
k3 maka dibbuat aturan hukumnya. Sedangkan economic adalah mencegah agar kita
tidak rugi secara materil, merugikan oranglain, dan rugi property perusahaan.
Hazard and risk
è
Hazard ialah potensi bahaya
è
Resiko ialah efek dari bahaya tersebut dan dapat
dikendalikan
Ada macam-macam hazard and risk:
1.
Fisik –semua hal yang dapat terlihat oleh mata
2.
Kimia –dapat berupa zat-zat cair
3.
Biologi –seperti virus, bakteri
4. Psikososial
Value -> hazard and risk -> Loss
è
Hazard and
risk dapat dilakukan dengan cara:
1.
Engineering
2.
Administrative
3.
Behavior
è
Loss dibagi
menjadi 3 yaitu:
1.
Illness/disease
2.
Property damage
3.
Incident/accident
Human and safety
è
Manusia itu
bisa jadi penyebab kecelakaan maupun jadi korban kecelakaan
è
Dapat dikatakan
bahwa manusia menjadi penyebab yang paling penting
è
Perilaku manusia
bermacam-macam seperti:
1.
External - internal
2.
Person – environment
3.
Nature – nurture
4.
Stimulus – respon
5.
Reward – punishment
è
Tantangan
yang dihadapi:
1.
Human
2.
Technology
3.
Organizations
Safety and health culture
1. Person : individu tersebut
2. Behavior : perilaku yang diharapkan
3. Environment : system manajemen organisasi,
kebijakan dan lain-lain
Person, behavior dan environment tersebut
saling berkaitan satu sama lain.
Selasa, 10 Mei 2016
ERGONOMICS
Ergonomics berasal dari kata ergon dan nomos. Dimana ergon
adalah work dan nomos adalah law.
Pengertian:
sebuah ilmu terapan bagaimana mendisain lingkungan kerja,pekerjaannya secara
fisik dan psikologi, tools, anatomical dan psychological characteristics.
Tujuan ergonomics:
efektif dan efisien
Human factor
engineering
Human factors:
-
Perceptions
-
Vision
-
Physical and mental work capacity
Engineering:
-
Industrial design
-
Workplace design
-
Product design
Didalam tempat kerja yang
baik harus terdapat:
-
Tempat olahraga
-
Tempat khusus untuk merokok
-
Adanya edukasi dan pelatihan
-
Mempunyai layanan kesehatan seperti klinik
Hal-hal yang mempengaruhi ergonomic adalah kualitas, biaya
asuransi, adanya kehadiran karyawan, pekerjanya tetap tidak pindah kelain
perusahaan, produktivitas meningkat dan kecelakaan kerja.
Kondisi kerja:
1.
Penerangan
itu diperlukan untuk pekerja tertentu yang membutuhkan kadar cahaya tertentu
untuk bekerja. Contoh: memperbaiki jam
tangan. Dimana diperlukan ketajaman mata dan penerangan yang sangat tinggi.
2. Warna
. penggunaan warna atau kombinasi warna yang tepat dapat meningkatkan
semangat kerja. Contoh: dinding tempat kerja berwarna hijau dimana ruangan akan
terlihat sejuk dan sangat menenangkan sampai netral.
3. Bising dianggap sebagai bunyi atau
suara yang tidak diinginkan, yang mengganggu, yang menjengkelkan. Contoh:
perusahaan alat musik. Dimana dalam memainkan drum akan terlihat sangat bising.
4. Acustic. Dimana terdapat suara-suara
yang menggema atau tidak menggema.
Benefits:
1.
Meningkatkan efisiensi
2.
Meningkatkan turnover
3.
Meningkatkan semangat kerja
Senin, 02 Mei 2016
ORGANISASI DAN TEAMWORK
Sejak
lahir sampai meninggal manusia selalu berkaitan dengan yang namanya organisasi.
Sehingga dapat didefinisikan bahwa organisasi adalah sekelompok orang yang
mempunyai tujuan yang sama. Organisasi industri terdiri dari kelompok kerja
yang saling berkaitan dalam satu tata tingkat. Menurut Likert (1961, 1967)
berpendapat bahwa organisasi dapat dipandang sebagai system dari kelompok yang
saling berkaitan.
Tidak ada satu output keluar dari satu orang.
Seharusnya masing-masing kelompok saling bergantung.
Dalam proses organisasi harus ada:
P:
Planing
O:
Organizing
A:
Actuating
C:
Controling
Secara structural kelompok dapat dibedakan kedalam
kelompok formal dan kelompok informal.
Kelompok formal diberi batasan oleh struktur
organisasi yang berisi rincian tugas-tugas pekerjaan dan tanggung jawab
tertentu yang pelaksanaannya akan menuju ke tercapainya sasaran dan misi
keseluruhan organisasinya. Misalnya seperti kelompok komando dan kelompok
tugas.
Kelompok informal tidak diberi batasan oleh struktur
organisasi dan terjadi secara spontan antara sejumlah tenaga kerja, sebagai
jawaban terhadap kebutuhan tertentu dari mereka. Misalnya seperti kelompok informal
mendatar, tegak dan acak (Schein, 1980).
Makna dan fungsi kelompok:
Kelompok kita akan
mendapatkan nilai yang baik apabila memberikan makna bagi kita, dapat memenuhi
kebutuhan dan harapan kita. Sedangkan apabilla kita mengundurkan diri sebagai
anggota kelompok, maka kita merasakan kelompok tersebut tidak memuaskan, tidak mampu memenuhi
kebutuhan kita dan harapan kita.
Fungsi
kelompok bagi anggotanya:
1.
Sebagai
pemenuh kebutuhan para anggotanya
Kelompok
tersebut dapat memenuhi kebutuhan akan afiliasidan keinginan untuk berhubungan
dengan orang lain, akan rasa diterima dan diperhatikan oleh kelompok dan dapat
merasakan harga dirinya diperhatikan.
Menurut
David Mc.Cleland:
-
Need
for power
-
Need
for affiliation
-
Need
for achievement
2.
Sebagai
pengembang, penunjang dan pemantap dari identitas dan pemelihara dari harga diri
3.
Sebagai
penetap dan penguji kenyataan/realitas sosial
4.
Sebagai
mekanisme pemecahan masalah dan pelaksanaan tugas
Fungsi
kelompok bagi organisasi:
1.
Sebagai
pelaksana tugas yang majemuk dan saling tergantung
2.
Sebagai
mekanisme pemecahan masalah
3.
Sebagai
penghasil gagasan baru dan jawaban kreatif
4.
Sebagai
pelancar dari pelaksanaan keputusan yang majemuk
5.
Sebagai
vehicle atau wahana dari sosialisasi dan pelatihan
6.
Sebagai
penghubung atau coordinator utama antarbeberapa departemen
Proses
kelompok
Menurut Fiedler (1967) memberikan tipologi dari
kelompok-kelompok kerja yang didasarkan pada sifat dan intensitas interaksi,
yaitu:
a. Kelompok
interaksi (interacting groupps)
Pada kelompok ini, para anggotanya
saling tergantung dan aksi atau tindakan mereka perlu dikerjakan dan disusun
bersama untuk dapat menyelesaikan tugas kelompok dengan baik. Harus adanya
koordinasi dan kerjasama antar anggotanya. Contohmya seperti tim sepak bola,
tim bola voli, kelompok kerja pengebor minyak.
b. Kelompok
koaksi (co-acting groups)
Pada kelompok ini, berkerja sama
dalam melakukan tugas kelompok, tapi masing-masing dapat melaksanakan
pekerjaannya relative secara mandiri
tidak saling tergantung. Contohnya seperti salesman.
c. Kelompok
konteraksi (counter-acting groups)
Para anggota kelompok bekerja sama
untuk tujuan perundingan dan memufakatkan sasaran dan tuntutan yang
bertentangan. Misalnya: perjanjian kerja bersama (PKB) yang terdiri dari wakil
manajemen dan (sertifikat) pekerja.
Team
development
1.
Forming
: pengenalan
lebih awal seperti nama panjang, tempat tanggal lahir, asal daerah dan
sebagainya.
2. Storming : saling menunjukan egonya masing-masing
3.
Norming : membuat norma
atau nilai-nilai yang diterima dalam paper
4.
Performing
: menunjukan
kinerja
Senin, 25 April 2016
PERFORMANCE MANAGEMENT AND APPRAISAL
Performance appraisal :
membicarakan individual dalam organisasi.
Performance management: dilihat
dari keseluruhan organisasi.
Dalam kinerja harus terdapat 3
variabel yang penting yakni:
1. Pemahaman
materi/ knowledge
2. Attitude
3. Skill
Jika ketiga variable itu disatukan
maka akan terbentuknya tingkah laku individu atau behavior.
Dalam proses berorganisasi pasti
ada evaluasi. Apakah fungsi evaluasi itu? Fungsi evaluasi itu adalah memberikan
reward seperti reward untuk individu yang berkelakuan baik, individu yang
berkelakuan buruk. Selanjutnya fungsi evaluasi adalah memberikan umpan
balik/feedback dan terakhir memberikan nilai. Nilai tersebut digunakan untuk
mengetahui posisi individu dalam kelompoknya dan pengertian nilai adalah
implikasi dari sebuah proses untuk mencapai sebuah tujuan.
Pengertian dari Performance
management system adalah proses yang digunakan untuk identify, encourage,
measure, evaluate, improve dan reward kinerja karyawan. Sedangkan pengertian
dari performance adalah apa yang dilakukan dan tidak dilakukan oleh karyawan.
Sedangkan job criteria adalah elemen penting yang diberikan dalam pekerjaan.
Job performance
1. Trast-based
information
2. Behavior-based
information
3. Result-based
information
Permasalahan kriteria kinerja
Deficiency and contramination
dimana itu adalah performance criteria yang dimiliki oleh masing-masing
individu.
Term defining standard performance
1. Unsatisfactory
2. Marginal
3. Satisfactory
4. Very
good
5. Outstanding
Performance appraisal adalah
proses mengevaluasi bagaimana karyawan dengan baik melakukan pekerjaan mereka
ketika dibandingkan dengan standar yang ada dan kemudian menginformasikan informasi
tersebut kepada karyawan. Appraisal dibagi menjadi dua yakni informal appraisal
dan systematic appraisal. Informal appraisal
adalah day to day contacts biasanya tidak di dokumentasikan sedangkan
systematic appraisal adalah melibatkan adanya kontak formal pada interval waktu
yang sudah ditentukan dan biasanya didokumentasikan.
Jumat, 22 April 2016
TRAINING AND DEVELOPMENT
Training atau pelatihan menurut Sikula (1976) adalah
proses pendidikan jangka pendek yang mempergunakan prosedur sistematis dan
terorganisir, sehingga tenaga kerja nonmanajerial mempelajari pengetahuan dan
keterampilan teknis untuk tujuan tertentu.
Development atau pengembangan adalah proses pendidikan jangka
panjang yang mempergunakan prosedur sistematis dan terorganisir, sehingga
tenaga kerja manajerial mempelajari pengetahuan konseptual dan teoritis untuk
tujuan umum.
|
Training
|
Development
|
|
Dibutuhkan untuk
saat ini (jangka pendek)
|
Dibutuhkan untuk
masa yang akan datang (jangka panjang)
|
|
Pengalaman
kerjanya rendah dan tidak perlu pengalaman
|
Pengalaman kerja
atau jam terbangnya tinggi dan perlu pengalaman terlebih dahulu
|
|
Partisipasinya
bersifat wajib dan harus
|
Partisipasinya
bersifat sukarela
|
Tujuan
diadakannya pelatihan dan pengembangan:
1.
Meningkatkan
produktivitas
2.
Meningkatkan
mutu
3.
Meningkatkan
ketetapan dalam perencanaan SDM
4.
Meningkatkan
semangat kerja
5.
Menarik
dan menahan tenaga kerja yang baik
6.
Menunjang
kebutuhan pribadi
7.
Menghindari
keusangan
Desain
program training:
1.
Analisis
kebutuhan seperti wawancara dan observasi
2.
Kesiapan
peserta
3.
Lingkungan
belajar
4.
Transfer
of training
5.
Rencana
evaluasi
6.
Metode
training
7.
Evaluasi
dan monitoring
Program
orientasi:
1.
Membantu
karyawan untuk merasa nyaman dan diterima oleh perusahaan
2.
Memahami
orientasi atau proses bisnis
3.
Memulai
proses sosialisasi
Proses
orientasi:
1.
Adanya
benefit
2.
Personel
policies (kebijakan perusahaan)
3.
Daily
routine
4.
Company
organization and operations
5.
Safety
6.
Facilitie
tour
Proses
training:
1.
Training
need analysis
2.
Training
instructional design
3.
Training
program implementation
4.
Training
evaluation
è
Evaluasi
ada 4 level: reaksi peserta, pembelajaran yang didapat dalam proses training
and development, perilaku karyawan dan hasil yang didapat dari training and
development untuk karyawan.
ORGANISASI
Pengertian: sekumpulan orang yang mempunyai tujuan
yang sama yang diikuti dengan budaya.
Dalam organisasi
harus terdapat people, system, IT, connection untuk berkomunikasi, adanya
budaya organisasi dan harus memiliki tujuan yang sama. Pada system yang
bertanggung jawab adalah sarjana teknik industri dan management. Karyawan harus
mempunyai budaya yang sama dengan organisasi.
Organisasi adalah sekumpulan orang mempunyai tujuan yang sama dengan perusahaan ditambahkan dengan adanya sistem, teknologi dan komunikasi. Serta mempunyai budaya yang sama dengan organisasi tersebut. Tantangan dalam organisasi:1. Kompetisi dan inovasi (harus ada kompetisi antar organisasi serta mempunyai hasil karya yang beda dengan perusahaan lain agar daya minat pembelinya meningkat)2. Branding (mempunyai hasil karya yang bagus sehingga organisasi dikenal dengan hasil karya yg bagus)3. Networking (adanya kerjasama antara perusahaan 1 dengan yang lainnya)4. Komunitas (adanya kenalan dengan komunitas komunitas sehingga hasil karyanya dapat dengan mudah terjual) MSDM (Manajemen Sumber Daya Manusia)Managerial fungtion:1. Planining2. Organising3. Directing4. Controling Pekerjaannya seperti seleksi dan rekrutmen, training and development, job satisfaction dan lain-lain.
Dalam organisasi
harus terdapat people, system, IT, connection untuk berkomunikasi, adanya
budaya organisasi dan harus memiliki tujuan yang sama. Pada system yang
bertanggung jawab adalah sarjana teknik industri dan management. Karyawan harus
mempunyai budaya yang sama dengan organisasi.Organisasi adalah sekumpulan orang mempunyai tujuan yang sama dengan perusahaan ditambahkan dengan adanya sistem, teknologi dan komunikasi. Serta mempunyai budaya yang sama dengan organisasi tersebut. Tantangan dalam organisasi:1. Kompetisi dan inovasi (harus ada kompetisi antar organisasi serta mempunyai hasil karya yang beda dengan perusahaan lain agar daya minat pembelinya meningkat)2. Branding (mempunyai hasil karya yang bagus sehingga organisasi dikenal dengan hasil karya yg bagus)3. Networking (adanya kerjasama antara perusahaan 1 dengan yang lainnya)4. Komunitas (adanya kenalan dengan komunitas komunitas sehingga hasil karyanya dapat dengan mudah terjual) MSDM (Manajemen Sumber Daya Manusia)Managerial fungtion:1. Planining2. Organising3. Directing4. Controling Pekerjaannya seperti seleksi dan rekrutmen, training and development, job satisfaction dan lain-lain.
Langganan:
Postingan (Atom)

